Kapal Tiba Pukul 23.00. Pengemudi Sudah di Sana.
Kapal dari Tarakan yang seharusnya tiba sore hari mengalami keterlambatan hampir delapan jam. Wisatawan dari Bandung itu tiba di Pulau Derawan pukul 23 malam, dalam kondisi lelah dan sedikit panik karena tidak tahu apakah penjemputannya masih menunggu.
Pengemudi kami, Pak Rahmat, sudah di dermaga sejak pukul 17. Ia memantau informasi kapal dari nelayan yang lewat dan dari kontak di pelabuhan Tarakan. Saat kapal akhirnya bersandar, wajah pertama yang dilihat wisatawan itu adalah Pak Rahmat dengan papan nama di tangannya.
Ini bukan kejadian luar biasa bagi kami. Ini standar yang kami pegang.